Pengalaman bahasa
Bismillahirohmannirrohhim
Assalamualaikum para pembaca yang setia..
Kali ini bangdik akan menceritakan pengalaman berbahasa yang pernah bangdik alami
Nahh langsung yaa
Pada tahun 2017 tepatnya pada tanggal 14 Februari hingga 25 April pada saat saya masih duduk di kelas dua SMK kami di wajibkan untuk praktek kerja industri (Prakerin) atau yang biasa dikenal orang magang saya itu mengambil jurusan teknik sepeda motor di SMK Negeri 1 semparuk, nah pada semester 1 kami diwajibkan harus magang karna syarat untuk lulus dan untuk melanjutkan ke tingkat kelas 12, saya memilih untuk magang di pontianak bersama 4 orang teman saya di kelas dan kami adalah perwakilan dari SMK Negeri 1 semparuk yang magang di salah satu perusahaan Yamaha, karena sekolah kami telah bekerja sama dengan Yamaha Kalbar
Saya di tempatkan di Sentral Yamaha Tanjung pura tepatnya di jalan tanjung pura pontianak dan teman saya lainnya di tempatkan di cabang lain
Pada hari pertama prakerin saya sulit untuk berkomunikasi karna mayoritas karyawan di yamaha adalah orang pontianak saya kurang paham dengan bahasa mereka dan juga mereka berbicara itu kata yg diucapkan sangat cepat
Apalagi kalau konsumen datang untuk service motor saya kadang lama untuk menterjemahkannya kebahasa saya sendiri karna saya tidak paham sama sekali bahasa melayu orang pontianak
Maklum baru kali ini saya ke pontianak lagi karena dulu semasa kecil saya sering kesini kerumah nenek saya itupun udah lama
Tak lama sekitar 2 mingguan magang saya paham sedikit bahasa di pontianak
Dan beruntungnya salah satu mekanik di yamaha adalah orang asli sambas namanya Yohanes Egi nah disitu lah saya merasa tenang karna bahasa kami sama jadi saya bisa belajar bahasa melayu pontianak dengan nya karena dia sudah lama bekerja di yamaha bang egik saya memanggilnya
Jadi keseharian kami saat bekerja kami menggunakan bahasa kami sendiri yaitu bahasa melayu sambas
Dan saat konsumen datang, konsumen akan berbicara mengenai masalah motornya ke bang egikk dan bang egik akan memberitahu saya dengan bahasa kami sendiri
bang egik ini bisa dibilang guru saya saat magang, dari awal magang hingga selesai magang saya bersamanya untuk belajar ilmu mekanik dan juga bahasa orang pontianak.
Oh iya bang egikk ini adalah orang dayak non muslim ,selain bahasa melayu pontianak saya juga belajar bahasa dia yaitu dayak Ahe, saya sedikit bertanya tentang bahasa mereka dan artinya tidak semua saya paham dan hanya beberapa kata saja yg saya tau
Itulah sedikit pengalaman bahasa yg pernah saya alami
Beda bahasa bukan jadi penghalang untuk berkomunikasi dan menjalin silaturahmi
Indonesia ini kaya akan suku dan bahasanya jangan menjadikan perbedaan ini suatu pemecah belah bangsa kita
Kita ini satu, satu bahasa dan satu bangsa yaitu bahasa indonesia pemersatu perbedaan dan kekayaan bangsa ini
Sekian dan terima kasih wassalamualaikum wr... Wb...
Assalamualaikum para pembaca yang setia..
Kali ini bangdik akan menceritakan pengalaman berbahasa yang pernah bangdik alami
Nahh langsung yaa
Pada tahun 2017 tepatnya pada tanggal 14 Februari hingga 25 April pada saat saya masih duduk di kelas dua SMK kami di wajibkan untuk praktek kerja industri (Prakerin) atau yang biasa dikenal orang magang saya itu mengambil jurusan teknik sepeda motor di SMK Negeri 1 semparuk, nah pada semester 1 kami diwajibkan harus magang karna syarat untuk lulus dan untuk melanjutkan ke tingkat kelas 12, saya memilih untuk magang di pontianak bersama 4 orang teman saya di kelas dan kami adalah perwakilan dari SMK Negeri 1 semparuk yang magang di salah satu perusahaan Yamaha, karena sekolah kami telah bekerja sama dengan Yamaha Kalbar
Saya di tempatkan di Sentral Yamaha Tanjung pura tepatnya di jalan tanjung pura pontianak dan teman saya lainnya di tempatkan di cabang lain
Pada hari pertama prakerin saya sulit untuk berkomunikasi karna mayoritas karyawan di yamaha adalah orang pontianak saya kurang paham dengan bahasa mereka dan juga mereka berbicara itu kata yg diucapkan sangat cepat
Apalagi kalau konsumen datang untuk service motor saya kadang lama untuk menterjemahkannya kebahasa saya sendiri karna saya tidak paham sama sekali bahasa melayu orang pontianak
Maklum baru kali ini saya ke pontianak lagi karena dulu semasa kecil saya sering kesini kerumah nenek saya itupun udah lama
Tak lama sekitar 2 mingguan magang saya paham sedikit bahasa di pontianak
Dan beruntungnya salah satu mekanik di yamaha adalah orang asli sambas namanya Yohanes Egi nah disitu lah saya merasa tenang karna bahasa kami sama jadi saya bisa belajar bahasa melayu pontianak dengan nya karena dia sudah lama bekerja di yamaha bang egik saya memanggilnya
Jadi keseharian kami saat bekerja kami menggunakan bahasa kami sendiri yaitu bahasa melayu sambas
Dan saat konsumen datang, konsumen akan berbicara mengenai masalah motornya ke bang egikk dan bang egik akan memberitahu saya dengan bahasa kami sendiri
bang egik ini bisa dibilang guru saya saat magang, dari awal magang hingga selesai magang saya bersamanya untuk belajar ilmu mekanik dan juga bahasa orang pontianak.
Oh iya bang egikk ini adalah orang dayak non muslim ,selain bahasa melayu pontianak saya juga belajar bahasa dia yaitu dayak Ahe, saya sedikit bertanya tentang bahasa mereka dan artinya tidak semua saya paham dan hanya beberapa kata saja yg saya tau
Itulah sedikit pengalaman bahasa yg pernah saya alami
Beda bahasa bukan jadi penghalang untuk berkomunikasi dan menjalin silaturahmi
Indonesia ini kaya akan suku dan bahasanya jangan menjadikan perbedaan ini suatu pemecah belah bangsa kita
Kita ini satu, satu bahasa dan satu bangsa yaitu bahasa indonesia pemersatu perbedaan dan kekayaan bangsa ini
Sekian dan terima kasih wassalamualaikum wr... Wb...
Komentar
Posting Komentar