“Pontianak Creative & Culinary Festival 2019”
Bismillahirrohmanirrohim Assalamualaikum wr.wb
Rabu
Literasi
Rabu
16 Oktober 2019 pagiku dimulai dengan sebuah rutinitas sebagai mahasiswa yaitu
kuliah, sebelumnya memang sudah direncanakan untuk pergi mall setelah habis mata
kuliah yaitu untuk mengikuti sebuah acara “Pontianak Creative & Culinary
Festival 2019” HUT Pontianak ke-248 kami fokus untuk mengikuti sebuah acara yaitu
Peluncuran Buku Penulis Kalimantan barat.
Ini
adalah pengalaman pertama saya tentang literasi yang sangat bermanfaat dan
memberi saya motivasi setelah mengikuti kegiatan ini, sebelum acara peluncuran
buku dimulai ada serangkaian acara yang ditampilkan yang pertama adalah
pertunjuan musik Dayak dari siswa SMAN 10 Pontianak,selanjutnya acara kata sambutan
dari ketua panitia yaitu Ibu Emiliana beliau berkata : “kami ingin mengenalkan
penulis-penulis buku terhebat di kalbar” selanjutnya acara penampilan dance
dari siswi SMAN 10 Pontianak,dan penampilan vocal solo dari siswi SMAN 10
Pontianak lagi yaitu Sindi. Akhirnya hujan pun turun memberi keberkahan kepada
kami karena yang tadinya udara sangat panas sekali berubah menjadi dingin
Sekarang
masuk ke acara inti yaitu memperkenalkan para penulis hebat di Kalimantan barat
berikut adalah daftar nama penulis dan salah satu karyanya:
1. Ibu
Eka Damayanti
Secangkir
kopi di pagi hari, Tentang cinta
2. Tuti
Eka Dayanti
Perempuan
inpirasi Kalimantan barat, Antologi langit bumi arwana
3. Ainun
Bel
Pengundi
maut, Cinta seorang hacker,Kepak sayap kasih,Perempuan disisi waktu
4. Ibu
Dewi Kapita Sari
Antologi
120 jam, Antologi journey of life
5. Ibu
Ema Amalia Marantika
Belenggu
haru bara renjana
6. Ibu
Eka Yulianti
Breakly
personality
7. Ibu
Eka Pabetai
Rujak
cinta ibu peri,Romansa satu atap
8. Ibu
Dede Yuti Suminar
Antologi
cerpen Senja itu maghrib, antologi puisi kupu kupu coklat
9. Ibu
Juniati
Diary
mak rempong, mentertawakan drama,sistem penyiaran di Indonesia
Selanjutnya sebuah penampilan tari dari siswi SMKN 05 Pontianak yaitu tari bentang panggung ,selanjutnya dari kesembilan penulis yang disebutkan hanya empat penulis yang hadir,
Cerita
dan motivasi dari penulis.
Untuk
selamat dunia akhirat kita butuh ilmu sarana untuk bertahan hidup bisa didapat
dari buku kata ibu Eka diatas panggung, motivasi buk Eka adalah apa yang sudah
saya baca harus saya sampaikan,sudah kewajiban muslim sampaikanlah walaupun
satu ayat,selanjutanya buk Dedek berkata apa yang kami tulis semoga bermanfaat
bagi masyarakat,tips and triks nya adalah kalau kita terpikir untuk nulis
langsung tulis jika ada waktu baru dikembangkan,pembawa acara menambahkan
syarat jadi penulis adalah rajin membaca dan mencari referensi.
Jangan
patah arah sebelum memulai jangan jadi konsumen atau penikmat, kita punya
banyak wasilah,teknologi,dan penerbit lainnya, kita harus ambil bagian kata buk
Eka kembali, Buk Dedek menambahkan untuk generasi muda,perbanyak membaca
buatlah sesuatu yang baru yang menurut minat kalian dan lakukan dengan
sungguh-sungguh
selanjutnya
penampilan dari Nasa Putri siswi SMAN 01 Pontianak membacakan puisi karya
Chairil Anwar berjudul Kepada Kawan,dan penampilan musikalisasi puisi dari SMAN
01 Pontianak
selanjutnya
cerita dan motivasi dari dua penulis berikutnya yaitu Buk Juniati dan Buk
Kapita Sari
menulis
itu semua bisa dari kecil udah nulis dan bagaimana menulis kata buk Juniati,ibu
Kapita Sari menceritakan fiksi dari buku yang diterbitkannya,intinya dilatih
terus dari pedoman karya ilmiah dan EYD
satu
kata untuk pecinta literasi
kalau
mau menulis jangan pikirkan,duduk dan mulai nulis banyak baca dan cari
referensi
selanjutnya
penampilan Puisi dari Putri siswi SMAN 01 Pontianak dan pidato cilik dari adik
kita yaitu Nazwa yang berjudul hormat kepada orang tua.
Dari
serangkaian acara diatas saya pribadi sangat termotivasi untuk berkarya lewat
sebuah tulisan,sebelumnya saya memang suka menulis tetapi masih belum berpikir
sejauh ini apalagi sampai menerbitkan sebuah buku karya saya sendiri hingga
saya mengikuti acara ini memang diluar dugaan saya. Saya jadi termotivasi untuk
menulis dan menerbitkannya dalam sebuah buku di masa yang akan datang dan bisa
bermanfaat bagi semua orang dan saya ingin menghasilkan sebuah karya lewat
tulisan yang mungkin bisa membawa perubahan positif bagi semua pembaca nantinya
dan bagi saya menulis adalah salah satu media untuk menyampaikan ilmu yang
takkan pernah punah dan bisa dinikmati hingga masa yang akan datang nantinya
seperti kata Ali Bin Abi Thalib ra beliau berkata “ikatlah ilmu dengan menulis”.

Komentar
Posting Komentar