Es Teh Panas

Es Teh Panas 


      Namanya Ongki seorang anak dari kampung yang merantau ke kota untuk kuliah, Ongki ini orangnya pemalu apalagi kalau sedang berbicara dengan lawan jenisnya yaitu perempuan maklum di kampung tidak pernah bergaul dekat dengan perempuan kalau kuliah dia seperti jaga jarak terhadap cewek apalagi kalau dikelas tidak seperti mahasiswa lainnya yang memasang perangkap untuk modus terhadap wanita bukan tidak mau tapi belum waktunya kata si Ongki, dia lebih memilih berbicara sepatah dua patah ketika dihadapkan dengan perempuan.
      suatu hari di kelas ada pembagian kelompok tugas untuk makalah mulailah hati Ongki berdebar,panas dingin,kejang-kejang dan memang benar dia mendapat kelompok yang anggotanya hanya dia sendiri lelakinya dan yang lainnya cewek semua dan mereka dalam satu kelompok ada tiga orang tapi dia termotivasi untuk jadi pemimpin di kelompok ini tapi itu dikalahkan lagi dengan sifatnya yang pemalu, Ongki pernah didekatin oleh seorang cewek namanya Enggi dari kampus sebelah menurut Ongki cantik orangnya Ongki merespon akan kode dari dia,hampir kurang lebih satu bulan hanya berbalas pesan wa akhirnya Enggi ngajak ketemuan di salah satu cafe di kota ini kebetulan malam ini malam kamis antara senang dan takut menghampiri Ongki dia memberanikan diri untuk mengiyakan ajakannya, ini pertama kalinya Ongki janjian ketemu sama cewek di cafe tak ingin mengecewakan si cewek Ongki pun mulai mempersiapkan diri dari mulai menyetrika baju untuk dipakai nanti malam dan menyuci sepeda motornya setelah itu diapun mulai bergegas ketempat gunting rambut sebelum maghrib tiba, akhirnya selesai dan dia kembali lagi ke kostnya, malam pun tiba saatnya Ongki beraksi dengan rasa percaya diri memakai wewangian dan merasa cukup dari atas hingga bawah akhirnya dengan langkah kanan dia pun memacu gas sepeda motornya menuju cafe karena si Enggi telah menunggu didalam perjalanan Ongki mempersiapkan kata kata agar tidak salah berbicara akhirnya Ongki sampai di cafe dan langsung menuju meja tempat Enggi duduk Ongki pun duduk dan saling melempar senyum dan Ongki langsung membuka percakapan
Ongki : " Enggi udah pesan?"
Enggi : " Belum karena nungguin kamu biar sama-sama aja pesannya"
Ongki : " Ohh baiklah"

Tibalah pelayan datang menghampiri mereka

Pelayan : " Mau pesan apa Mas,Mbak?"
Ongki    : " Enggi mau pesan apa?"
Enggi    : " Teh panas aja"
Ongki   : " Teh panas sama es teh panas mbak"
Pelayan : " maaf mas es teh panas?"( dengan tawa kecil dan kebingungan)
Ongki    : " Ehh astagfirullah maaf mbak maksud saya teh es "( dengan rasa malu muka merah )
Enggi dan Pelayan : ( tertawa terbahak-bahak)
suasana yang tadinya tegang berubah mejadi lucu dan Ongki pun ikut tertawa.





Komentar